Selasa, 14 Juni 2016

TUGAs 5


TUGAS LATIHAN MATERI AJAR PRODUKSI MOLEKUL ORGANIK

TUGAS SOAL LATIHAN :

1.       Produksi Asam Asetat
2.       Produksi Ester Parfum
3.       Produksi Biodiesel
4.       Produksi Sabun Batang
5.       Produski Sabun Cair Cuci Tangan
6.       Produksi Detergen

1.       Jelaskan defenisi beberapa istilah berikut ini :
a.       Maserasi adalah proses ekstraksi simplisia yang paling sederhana , menggunakan pelarut yang cocok dengan beberapa kali pengadukan pada temperatur ruangan (kamar)
b.       Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen)
c.       Angka Setana adalah angka yang menunjukkan kekuatan ledakan pada bahan bakar
d.       Surfaktan adalah bahan aktif permukaan, yang bekerja menurunkan tegangan permukaan cairan
e.       Refluks adalah ekstraksi dengan pelarut pada temperatur titik didihnya, selama waktu tertentu dan jumlah pelarut yang ralatif konstan dengan adanya pendingin balik
2.       Tuliskan reaksi kimia yang terlibat dalam proses berikut ini :

a.       Reaksi fermentasi aerob

b.       Reaksi karbonilasi methanol dalam produski asam asetat


c.       Reaksi transesterifikasi produksi biodiesel dari minyak oleat (ester dari asam oktadek 9-enoat)


d.       Reaksi Saponifikasi produksi sabun dari bahan dasar asam heksadekanoat

e.       Reaksi pembentukan garam alkilbenzen sulfonate dalam produksi detergen


3.       Tuliskan bagan kerja prosedur produksi berikut ini :        

a.      Asam Asetat metode fermentasi aerob



b.      Ester Parfum bahan dasar bunga




c.   Biodiesel dari tanaman jarak









d.       Sabun Batang



e.       Sabun Cair Cuci Tangan



f.        Detergen


Tuliskan 5 analisis kimia yang biasa dilakukan disertai tujuannya dalam melakukan pengujian kualitas produk hasil produksi :
   a. Asam Asetat
    1. Penentuan Asam Asetat Dengan Titrasi Asidi – Alkalimetri . Tujuan : untuk menentukan kadar asam cuka (CH3COOH) dengan cara titrasi asidi-alkalimetri.
    2. Analisis kimia kualitatif asam asetat. Tujuan : Untuk menentukan jenis anion asetat yang terdapat dalam sampel dengan menggunakan analisis kimia kualitatif.
    3. Penentuan pH asam asetat dengan pH-meter. Tujuan : Untuk menentukan pH asam asetat dengan metode pH-meter.
    4. Penentuan kadar asam asetat metode destilasi. Tujuan : untuk menentukan kadar asam asetat metode destilasi.
    5. Penentuan kadar asam asetat metode reflux. Tujuan : Untuk menentukan kadar asam asetat metode reflux

   b. Parfum
    1. Penetapan kadar alkohol dalam parfum metode refraktometer. Tujuan : Untuk menentukan kadar alkohol metode refraktometer.
    2. Penetapan kadar alkohol dalam parfum metode GC. Tujuan : Untuk menentukan kadar alkohol metode GC.
    3. kadar alkohol dalam parfum metode destilasi. Tujuan : Untuk menentukan kadar alkohol metode destilasi.
    4. Penetapan kadar asam lemak bebas pada parfum. Tujuan : Untuk mengetahui % asam lemak bebas pada parfum.

    5. Uji organoleptik alkohol dalam parfum. Tujuan : Untuk mengetahui adanya kandungan alkohol dalam parfum.

c. Biodiesel
    1. Penentuan kadar methyl ester dalam biodiesel. Tujuan : Untuk menentukan kadar methyl ester dalam biodiesel.
    2. Analisa Density (Massa Jenis) pada biodiesel. Tujuan : Untuk menentukan Density (Massa Jenis) biodiesel.
    3. Penentuan Kandungan Logam dalam biodiesel metode GC. Tujuan : Untuk menentukan Kandungan Logam dalam biodiesel metode GC.
    4. Penentuan kadar air dalam biodiesel cara pemanasan. Tujuan : Untuk menentukan kadar air dalam biodiesel cara pemanasan.
    5. Penentuan kadar minyak dalam biodiesel cara GC. Tujuan : Untuk menentukan kadar minyak dalam biodiesel cara GC
d. Sabun
   1. Penentuan kadar alkali bebas dalam sabun. Tujuan : Untuk menentukan kadar alkali     bebas dalam sabun.
   2. Penentuan kadar asam lemak bebas dalam sabun. Tujuan : Untuk menentukan kadar asam lemak bebas dalam sabun.
   3. Penentuan kadar asam lemak jumlah dalam sabun. Tujuan : Untuk menentukan kadar asam lemak jumlah dalam sabun.
   4. Penentuan kadar lemak tak tersabun dalam sabun. Tujuan : Untuk menentukan kadar   lemak tak tersabun dalam sabun.

   5. Analisa minyak pelikan dalam sabun. Tujuan : Untuk mengetahui ada tidaknya minyak pelikan dalam sabun.
e. Detergen
   1. Penentuan fisik dari suatu surfaktan dalam keadaan terlarut (warna, bau, pH dan indeks bias). Tujuan : Untuk menentukan sifat dari suatu surfaktan dalam keadaan terlarut (warna, bau, pH dan indeks bias).
   2. Penetapan kadar air dalam detergen cara pemanasan. Tujuan : Untuk menentukan kadar air dalam detergen cara pemanasan.
   3. Penentuan kadar alkali bebas dalam detergen. Tujuan : Untuk menentukan kadar alkali bebas dalam detergen.
   4. Penentuan kadar karbonat dalam detergen metode titrimetri. Tujuan : Untuk menentukan kadar karbonat dalam detergen metode titrimetri.
   5. Penentuan konsentrasi substrat dan enzim dalam detergen. Tujuan : Untuk menentukan konsentrasi substrat dan enzim dalam detergen.

Rabu, 04 Mei 2016

SINTESIS BIODIESEL

















PPT PEMBUATAN BIODIESEL

















PPT PEMBUATAN BIODIESEL











Senin, 07 Maret 2016

TUGAS 2
REAKSI EDMAN

Jumat, 04 Maret 2016


SOAL LATIHAN KARAKTERISTIK DAN ANALISIS ASAM AMINO-PROTEIN

 

1.1.  Jelaskan defenisi beberapa istilah berikut :
  1.  Ikatan peptide = Ikatan yang terbentuk krtika atom karbon pada gugus karboksil suatu molekul berbagi electron dengan atom nitrogen pada gugus amina molekul lainnya
  2.  Asam Amino N-Ujung Polipeptida = amina pada ujung protein yang terikat secara kovale
  3.  Energi aktivasi = energy minimum yang di butuhkan agar reaksi kimia tertentu dapat terjadi
  4.   Enzim = katalis protein yang berfungsi untuk mempercepat jalannya reaksi tanpa harus bereaksi habis dengan menurunkan energy aktivasi
  5.   Asam Amino = senyawaorganik yang memiliki gugus fungsional karboksil (-COOH) dan amina (-NH2 )
  6.  Peptida = molekul yang terbentukdari 2 atau lebih asam amino
  7.  Asam Amino Esensial = asam amino yang tidak dapat di produksi oleh tubuh sehingga diperlukan asupan dari luar yaitu makanan
  8.   Asam Amino Non-Esensial = asam amino yang dapat di bentuk atau disintesis dalam tubuh melalui metabolism
  9. Denaturasi protein = suatu proses dimana terjadi perubahan terhadap komformasi protein
  10. Substrat = tempat dimana enzim bekerja



j.2.  Tuliskan stuktur/bagian penyusun suatu enzim!

      Jawab :



E ENZIM (HOLOENZIM)

                                                     

 

                 

 

                  PROTEIN                                           KO-FAKTOR

                  (APOENZIM)

 


 

 

                                                      MOLEKUL ORGANIK            MOLEKUL ANORGANIK

                                                                  (KOENZIM)                            (ION LOGAM)

                                          CONTOH : VITAMIN                         CONTOH : Mn2+

 


                         
 
               

33.Tuliskan 6 golongan enzim secara berurutan disertai fungsi aktivitasnya!

      Jawab :

Klas
Tipe reaksi
Oksidoreduktase  (nitrat reduktase, glutamate dehidrogenase, xantin oksidase)
memisahkan dan menambahkan elektron atau hidrogen
Transferase  (Kinase, metiltransferase, hidroksimetiltransferase, karboksiltransferase, asiltransferase, emino transferase)
memindahkan gugus senyawa kimia
Hidrolase (protease, lipase, amilase)
memutuskan ikatan kimia dengan penambahan air
Liase (fumarase,  dekarboksilase, aldolase, hidratase)
membentuk ikatan rangkap dengan melepaskan satu gugus kimia
Isomerase (epimerase)
mengkatalisir perubahan isomer
Ligase/sintetase (tiokinase, glutamin sintetase, piruvat karboksilase)
menggabungkan dua molekul yang disertai dengan hidrolisis ATP
Polimerase
menggabungkan monomer-monomer sehingga terbentuk polimer

 

44.Tuliskan 5 jenis enzim pencernaan disertai fungsi katalitiknya!

      Jawab :

  1. Enzim Ptialin berfungsi mengubah amilum menjadi maltose
  2. Enzim Pepsin berfungsi mengubah protein menjadi pepton
  3. Enzim Maltase berfungsi mengubah maltose menjadi glukosa
  4. Enzim Laktase berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa
  5. Enzim Amilase berfungsi mengubah amilum menjadi maltose
     

5.5.Jelaskan pengaruh pH dan Suhu terhadap aktivitas enzim.

      Jawab :

      Pengaruh pH

      pH optimal enzim adalah sekitar pH 7 (netral) dan jika medium menjadi sangat asam atau sangat alkalis enzim mengalami inaktivasi. Suasana yang terlalu asam atau alkalis menyebabkan denaturasi protein dan hilangnya secara total aktivitas enzim

 

        Pengaruh suhu

        Enzim sebagai protein akan mengalami denaturasi jika suhunya dinaikkan. Akibatnya daya kerja enzim menurun. Pada suhu 45°C efek predominanya masih memperlihatkan kenaikan aktivitas sebagaimana dugaan dalam teori kinetik. Tetapi lebih dari 45°C menyebabkan denaturasi ternal lebih menonjol dan menjelang suhu 55°C fungsi katalitik enzim menjadi punah. Pada suhu ruang, enzim masih dapat bekerja dengan baik walaupun tidak optimum.

   6. Jelaskan pengaruh konsentrasi enzim terhadap aktivitas enzim.

      Jawab : Pengaruh konsentrasi terhadap aktivitas enzim adalah berbanding lurus.Semakin tinggi konsentrasi, aktivitas enzim meningkat.


   7. Tuliskan dalam bentuk table jenis ikatan yang dilibatkan untuk membentuk stuktur polipeptida/protein primer, sekunder, tersier, dan quarterner.

      Jawab :

     

No
STRUKTUR POLIPEPTIDA
JENIS IKATAN
1
PRIMER
IKATAN PEPTIDA
2
SEKUNDER
IKATAN PEPTIDA DAN IKATAN HIDROGEN
3
TERSIER
IKATAN PEPTIDA,IKATAN HIDROGEN
4
KUARTENER
GABUNGAN SEMUA IKATAN
5
………………………….
………………………….
6
………………………….
………………………….

 
8. Isilah titik-titik dalam kolom fungsi protein di bawah ini :

No
Fungsi Protein
Jenis protein
1
Penyusun stuktur sel kulit
Kolagen
2
Reaksi Kimia
Enzim
3
Penglihatan
Eye Lens
4
Pengembangan
Otot
5
Struktur Pergerakan
Tendons
6
Penghubung Saraf
Ion Channels



9. Klasfikasikan 20 jenis asam amino ke dalam table golongan rantai samping asam amino berikut ini :

No
Golongan Rantai Samping
Jenis protein
1
Non-Polar
-         Glisin,
Alanin
Valin
Leusin
Prolin
Isoleucine

 
-        
2
Polar
-          Serin
Sistein
 Asparagin
 Glutamin
 Threonin
 Metionin
 Glutamic Acid

3
Aromatic
-          Fenilalanin
 Tirosin
 Triptofan
4
Basa
-          Lisin
 Arginin
 Histidin
5
Asam
-          Aspartat
 Glutamat

 

 

110. Tuliskan fungsi dari 3 peptida sederhana berikut ini :

a.       Insulin = Mengatur metabolism karbohidrat

b.       Vasopresin = Mengatur pengeluaran urine

c.       Glukagon = Menaikkan kadar gula dalam darah

 

  11.Insulin merupakan suatu peptide yang tersusun atas 2 rantai peptide. Gambarkan struktur molekul pembentukan ikatan peptide rantai A insulin yang tersusun atas 21 jenis asam amino. Kemudian berikan penamaannya.

      Jawab :

    12.Jelaskan perbedaan reaksi edman dan reaksi sanger

      Jawab : perbedaan dari kedua reaksi tersebut terdapat pada pereaksi yang digunakan.Reaksi Sanger menggunakan pereaski 1-Fluoro-2,4 dinitrobenzena (FDNB) sedangan reaksi Edman menggunakan pereaksi Fenilisotiosianat


13.Jelaskan fungsi reaksi ninhidrin

      Jawab : fungsi reaksi Ninhidrin adalah untuk menentukan jumlah asam amino

 
14.Tuliskan 3 jenis reaksi uji spesifik rantai samping asam amino.

      Jawab :

  1. Reaksi Edman
  2. Reaksi Sanger
  3. Densil Klorida
     
15.Tuliskan 3 tahapan utama analisis kadar protein metode kjehdal disertai reaksi kimia yang berlangsung dari setia tahapan.

      Jawab :

  1. Destruksi         = N-organik + H2SO4  è (NH4)2SO4 + SO2 + CO2 + H2O
  2. Destilasi           = (NH4)2SO4 + 2NaOH è NH3+ + Na2SO4 + 2H2O
  3. Titrasi              = NH3+ + H3BO3 è NH4 + H2BO3
    = NH4 + HCl è NH4Cl + H3BO3
     
16.Jelaskan secara singkat prinsip analisis kadar protein dengan metode Lowry.

      Jawab : Metode Lowry merupakan pengembangan dari metode Biuret.  Dalam metode ini terlibat 2 reaksi.  Awalnya, kompleks Cu(II)-protein akan terbentuk sebagaimana metode biuret, yang dalam suasana alkalis Cu(II) akan tereduksi menjadi Cu(I). Ion Cu+ kemudian akan mereduksi reagen Folin-Ciocalteu, kompleks phosphomolibdat phosphotungstat (phosphomolybdotungstate), menghasilkan heteropoly molybdenum blue akibat reaksi oksidasi gugus aromatik (rantai samping asam amino) terkatalis Cu, yang memberikan warna biru intensif yang dapat dideteksi secara kolorimetri (Sudarmaji, 1996)

 
17.Jika pada suatu analisis protein metode kjehdal ditimbang sampel 1,5 gram. Setelah melalui 3 tahapan utama prosedur diperoleh volume titrasi blanko 0,2 mL dan volume titrasi sampel 5,7 mL. Hitunglah kadar protein dalam sampel!

      Jawab :

 

     

                              (Vsampel – Vblanko ) x Bst N

%N  =                                                        x 100%

                                          mg sampel

                             (5,7 mL – 0,2 mL) x 14

                %N  =                                                                         x 100%

                        1500 mg

                N % = 5,13 %

            Kadar Protein = %N x 6,25 = 5,13% x 6,25 = 32,06 %

By :
Free Blog Templates